Akhir-akhir ini banyak kejahatan yang terjadi di jalanan dan tidak
pandang bulu dalam mencari korban. Disinilah perlunya pengetahuan kita
untuk menjaga diri kita untuk siap sedia saat situasi darurat, khususnya
di perkelahian tangan kosong. Di bawah ini ada beberapa prinsip yang
harus kita ingat dalam bela diri praktis, antara lain:
• Tidak ada aturan
Ini bukan pertandingan persahabatan di gelanggang yang menjunjung tinggi
sportifitas. Tidak ada aturan bagi siapa pun yang melibatkan diri di
dalamnya. Penyerang Agan tidak akan pusing memikirkan aturan, dan Agan
pun sebaiknya melupakan segala aturan.
• Agan tidak perlu memikirkan nasib lawan
Orang yang menyerang Agan tiba-tiba di jalan tidak akan memikirkan
keselamatan Agan. Karena itu, Ane sarankan Agan mengesampingkan semua
aspek moralitas barang sejenak dan memprioritaskan keselamatan pribadi
di atas segalanya. Lagi pula, tidak ada jaminan Agan hanya akan diserang
oleh satu orang.
• Hindari bergumul
Akan menjadi masalah besar jika Agan bergumul dengan lawan secara rapat,
sementara ia menyimpan sebilah pisau di saku celananya. Kalau ia sempat
meraih saku, tamatlah sudah. Di samping itu, bergumul dengan satu orang
akan sangat membahayakan jika lawan Agan banyak. Sementara Agan
bergumul dengan yang satu, datanglah yang lain. Namanya juga penjahat,
tentu tidak sportif!
• Jangan terintimidasi
Jangan terpengaruh dengan suaranya yang menggelegar, kata-katanya yang
kotor, wajahnya yang jelek, atau tubuhnya yang penuh tato. Agan mesti
ingat bahwa manusia yang merasa perlu mengintimidasi orang lain adalah
manusia yang memiliki rasa takut dalam dirinya. Andaikan ia memiliki
kekuatan besar, misalnya bisa meremukkan pohon beringin, maka ia tidak
akan merasa perlu mengintimidasi lawan. Sekali sentil pun musuh
melayang.
• Kondisikan diri
Jangan ada keraguan. Sadarlah bahwa tidak ada pilihan selain melawan.
Jika Agan masih ragu-ragu untuk melawan, maka jangan lakukan! Lawanlah
jika Agan memang yakin. Jika belum yakin, maka yakinkanlah diri terlebih
dahulu!
• Bersiap untuk apa pun
Namanya juga penjahat, mereka sudah terbiasa hidup curang. Agan tidak
boleh berpikir bahwa mereka akan datang dengan tangan kosong hanya
karena Agan tidak punya senjata. Agan pun sebaiknya berpikir dengan cara
mereka. Kalau tiba-tiba ada sebatang linggis melintang di dekat kaki,
mengapa harus gengsi? Ambil dan manfaatkan!
• Sadar tempat
Jangan mau didesak. Jika tempat Agan berpijak itu ramai, jangan mau
dipojokkan ke tempat sepi. Tidak ada salahnya berteriak minta tolong
agar penjahat itu diringkus ramai-ramai. Perhatikan keadaan sekitar.
Adakah yang bisa dimanfaatkan demi keselamatan pribadi? Jika Agan yakin
bisa menaklukkan mereka jika satu lawan satu, tidak ada salahnya lari ke
gang yang sempit. Kalau ada tempat gelap yang berbahaya namun Agan
sudah hapal luar kepala, tidak ada salahnya lari ke sana dan membereskan
lawan-lawan Agan. Seluruh alam bisa digunakan sebagai senjata. Jangan
ragu mendorong lawan agar jatuh ke jurang!
• Titik-titik berbahaya
Agan tidak perlu berlelah-lelah mengadu otot dengan lawan. Kalau lawan
banyak, maka Agan perlu menghemat tenaga. Seranglah daerah-daerah yang
berbahaya saja. Mata, kemaluan dan lutut adalah tiga titik penting yang
harus Agan ingat baik-baik. Satu serangan kuat ke salah satu dari tiga
titik itu sudah bisa menjamin kemenangan.
Berikut ini adalah tips-tips bela diri praktis yang coba Ane bagi.
Barangkali tips-tips di bawah ini terkesan kejam, tapi beginilah keadaan
di jalanan yang sebenarnya.
• Pandangan
Mata tidak boleh terfokus pada satu bagian dari tubuh lawan. Mata harus
bisa melihat seluruh tubuh lawan dengan bahu sebagai titik fokusnya
(meskipun tetap tidak terfokus 100% pada bahu). Melihat bahu ada
manfaatnya untuk menebak serangan lawan, karena biasanya bahu akan
bergerak duluan sebelum menyerang, kecuali jika ia adalah ahli bela diri
yang sangat terlatih. Jika mata Agan terfokus pada tangan, maka Agan
tidak akan bisa mengawasi kakinya, demikian pula sebaliknya. Seluruh
gerakan lawan harus bisa terlihat. Hal ini bisa dilatih, bahkan jika
lawan berjumlah lebih dari satu orang.
• Wajah lawan
Ya, sebagian besar preman memang jelek. Tapi tidak usah melihat
wajahnya, karena yang menyerang adalah tangan dan kakinya, bukan
wajahnya. Berhentilah menatap wajahnya. Kalau ia mendekatkan wajahnya,
maka segera ambil kesempatan untuk melukai matanya.
• Emosi
Jangan terlalu percaya pada mitos Dragon Ball. Manusia yang mengamuk
tidak akan bertambah kuat. Serangannya pun akan semakin ngaco. Jika
lawan hanya satu, ada baiknya memprovokasi lawan, misalnya dengan
meludahi mukanya atau balas memaki. Tidak ada salahnya, ini cuma
psy-war. Setelah emosinya terpancing, gerakannya akan menjadi
serampangan dan susah terkendali.
• Anting dan telinga
Jika lawan mengenakan anting, apalagi yang ukurannya besar, maka
bersyukurlah! Lawan semacam ini mudah dihadapi jika kita tahu caranya.
Cukup dengan menarik anting-anting itu sampai putus, maka dijamin ia
akan bersimbah darah dan kesakitan. Tidak akan fatal sampai melenyapkan
nyawanya, tapi kemungkinan besar ia akan terlalu sakit untuk meneruskan
pertarungan. Siapa suruh jadi penjahat? Oya, jika tidak ada anting, daun
telinga juga bisa sobek jika ditarik dengan keras. Mengapa tidak?
• Dinding atau selokan
Jika di belakang Agan ada dinding atau selokan, ada baiknya
memanfaatkannya untuk membenturkan kepala lawan atau melemparnya agar
jatuh. Ketika dia menyerang, manfaatkan momentumnya!
• Lutut dan kemaluan
Gunakan tendangan hanya untuk menyerang dua titik ini saja. Jika Agan
menendang terlalu tinggi, lawan akan mudah menangkisnya. Sebaliknya jika
Agan menendang ke bagian yang rendah, biasanya preman yang tidak
terlatih bela diri tidak akan sempat mempertahankan diri. Jika lawan
melakukan tendangan tinggi, tangkislah dengan tangan sambil menyerang
bagian kemaluan atau kakinya yang sedang berpijak di atas tanah.
• Atas-bawah
Mata di atas, lutut dan kemaluan di bawah. Lakukanlah serangan tipuan
dengan berganti-ganti antara serangan atas dan bawah. Biasanya preman
bukanlah ahli bela diri. Jika kita berpura-pura akan menyerang ke arah
kepalanya, paling-paling ia akan menyiapkan double cover layaknya
petinju. Nah, itulah saat yang tepat untuk menyerang lutut atau
kemaluan! Demikian juga jika Agan melakukan serangan tipuan ke arah
lutut, dan lawan menyambutnya dengan menurunkan kedua tangannya, anda
tidak perlu ragu untuk menyerang mata atau telinga lawan.
• Tulang kering
Jangan terlalu takut pada lawan yang suka menendang. Jika ia mengumbar
tendangan, dekati sedikit dan benturkan tulang keringnya dengan otot
lengan atau siku Agan. Kemungkinan besar dialah yang akan mengerang
kesakitan.
• Jarak
Jika jarak Agan dengan lawan cukup rapat, maka tidak bijaksana untuk
memaksakan memukul dan menendang. Gunakan serangan dengan siku dan
lutut. Agak jauh sedikit boleh menggunakan pukulan, sedangkan jarak yang
lebih jauh lagi mengharuskan Agan menggunakan teknik tendangan. Jarak
yang cocok untuk tendangan jangan digunakan untuk menyerang dengan siku,
demikian pula sebaliknya.
• Sesuaikan dengan situasi
Jangan berharap akan terjadi kondisi ideal. Agan lah yang harus
menyesuaikan diri dengan situasi, bukan situasi yang menyesuaikan diri
dengan Agan. Lakukan apa yang Agan anggap perlu untuk menyelamatkan
diri. Ingat, apa pun sah dalam rangka menyelamatkan diri. Apa pun!
• Apabila lawanmu lebih dari satu orang atau mereka menggunakan senjata
api, maka berusahalah menghindar dengan memanfaatkan kondisi lingkungan
saat itu.
Jadi, buat apa kita takut sama orang jahat?
Sherlock Holmes mengatakan :
Orang yang berkelahi demi kebenaran akan mendapat kekuatan tiga kali lipat dari senjata yang dimilikinya.
(The disappearance of Lady Frances Carfax)
NOTE : INI HANYA TIPS PRAKTIS UNTUK MENGHADAPI KEJAHATAN JALANAN DALAM KEADAAN TERDESAK, BUKAN UNTUK STREET FIGHT ATAU TAWURAN
sumber
sumber