Pulau
yang berada di wilayah negara Yaman ini adalah pulau terpencil yang
didiami sekitar 40.000 orang. Nama Socotra itu sendiri diambil dari
bahasa Sansekerta yang artinya ‘Pulau Kebahagiaan’.
Terus
apa sih yang membuat gue kagum dengan pulau ini?! Kalau dilihat
pantainya sih sekilas gak ada yang aneh. Pasir putih, batuan koral, air
laut yang jernih, kayanya pantai-pantai di Indonesia juga gak kalah
menarik dengan pantai di pulau Socotra. Tapi.. liat dulu deh pohon-pohon
dan tanaman-tanaman yang ada di pulau ini.. Huaaaaaa, mantep gile…
Aneh
banget! Berasa kaya liat tanaman dari planet lain! Nggak heran sih..
Karena banyak pohon dan tumbuhan di pulau ini termasuk dalam kategori
flora endemis, yang artinya tidak akan pernah ditemukan di tempat lain
di dunia selain di pulau Socotra. Bahkan ada beberapa varietas yang
diprediksikan telah mencapai usia 20 juta tahun louh!
2. Don Juan Pond, Antartika
Tempat
manakah yang paling tinggi kandungan garamnya? Pasti orang akan
menyebut Laut Mati. Laut Mati memang terkenal di dunia karena kandungan
garamnya yang sangat tinggi.
Berdasarkan
penelitian, air laut kandungan garam tinggi itu bisa menjadi terapi
kesehatan. Tak heran kalau di sekitar Laut Mati banyak dibangun spa-spa
untuk terapi, khususnya terapi kecantikan dan kesehatan. Tapi
ternyata Laut Mati bukanlah yang terasin di dunia.
Justru
di Antartika lah, tepatnya Don Juan Pond, merupakan danau dengan
kandungan garam tertinggi di dunia. Perbandingannya jika disandingkan
dengan laut pada umumnya, Don Juan Pond 18 kali lebih asin daripada air
laut biasa, jika dibandingkan dengan Laut Mati, Don Juan Pond 8 kali
lebih asin.
Lokasi
ini ditemukan oleh Lt. Don Roe dan Lt. John Hickey, pada tahun 1961,
saat keduanya melakukan penelitian di Antartika. Nama Don Juan Pond
juga diberi oleh kedua peneliti tentara ini, mungkin penggabungan nama
keduanya.
Suhu
di kolam itu seperti umumnya di kawasan Antartika, cukup rendah,
dengan titik terendah bisa mencapai -30 drajat Celcius. Namun tidak
pernah sampai membeku seperti tempat lain di Antartika.
3. Iceberg B-15, Antartika
Gunung
es B-15 adalah gunung es terbesar yang tercatat dalam sejarah.
Luasnya mencapai 3.100 km, membuatnya lebih besar dari Pulai Jamaika.
Gunung es raksasa ini terjadi karena patahan Ross Ice Shelf pada Maret
2000.
Lalu
pada tahun 2003, gunung es B-15 ini kembali terpecah menjadi beberapa
potong, salah satunya yang terbesar disebut B-15a hanyut ke utara,
akhirnya hancur ke dalam gletser pada 2005, menyisakan patahan sepanjang
8 km. Hal ini membuat terjadi perubahan besar pada peta Antartika dan
menuntut harus direvisi (peta).
Sebagian
terhanyut ke sepanjang pantai akhirnya kandas. Pada 2006, angin topan
di Alaska, menyebabkan gelombang lautan yang melintas hingga 13.500
km selama 6 hari ke Antartika, dan memisahkan pecahan-pecahan sisa
menjadi semakin banyak.
Hampir
satu dasawarsa berlalu, bagian-bagian gunung es itu masih belum cair
seluruhnya, bagian yang terbesar masih dianggap sebagaii B-15a, dengan
luas bidang mencapai 1.700 Km. Gambar di atas merupakan gunung es
yang disebut B-15a sesudah terhanyut ke dalam Drygalski Glacier
(terbawah), akhir nya memecah menjadi beberapa potong.
4. 83-42, Greenland
Aneh
dan unik. Tapi 83-42 dipercaya merupakan satu-satunya bidang tanah
yang ada di bagian utara. Memang hanya “secuil” ukurannya kira-kira 35 m
x 15 m dan tinggi 4 m. Kalau dilihat dari atas, ibarat hanya setitik
tanah yang dikelilingi pecahan-pecahan es.
Unik!
Ketika kutub utara tertutup oleh es, namun tanah ini tidak. Lihat
gambar! Keunikan ini sekaligus menumbangkan rekor sebelumnya yakni ATOW
1996. Keunikan 83-42 ini ditemukan tahun 1998.
5. The Great Dune of Pyla, France
Yang
kita tahu bahwa Eropa tidak mempunyai gurun, paling banter hanya
bukit pasir yang biasa saja. Tapi anggapan ini salah. Eropa memiliki
bukit pasir unik yakni Pyla, panjangnya 3 km, lebar 500 m dan tinggi
100 meter. Bukit pasir ini sangat curam sebagiannya menghadap ke
hutan.
Tempat
ini terkenal karena menjadi tempat aktivitas paragliding. Selain
keunikan bukit pasir itu, yang juga menakjubkan adalah pemandangan
sekitarnya di mana dari ketinggian kita bisa melihat laut dan hutan.
Karena bukit pasir ini jauh lebih tinggi dari hutan, sehingga dari bukit
pasir itu kita bisa melihat semuanya.
6. Mount Roraima, Venezuela, Brazil and Guyan
Mount
Roraima adalah tempat luar biasa yang indah. Gunung batu ini
berbentuk unik karena seperti kap meja yang berada di awan. Tingginya
400 meter. Sat- satunya cara untuk mencapai puncak atap meja itu
adalah dengan memanjat jalur tangga yang memang sudah disediakan
pemerintah Venezuela.
Cara
lain yang tidak disarankan adalah yang biasa dilakukan para pemanjat
tebing. Di sana hujan nyaris turun setiap hari, menghanyutkan tanaman
tanaman menjalar yang berada di atas atap. Walhasil, atap gunung itu
menjadi unik, karena bersih dari apapun..alias seperti “meja kosong”.
7. Meteor Crater, USA
Meteor
Crater adalah kawah yang terbentuk akibat jatuhnya meteorit. Letaknya
sekitar 43 mil (69 km) sebelah timur Flagstaff, dekat Winslow di
gurun utara Arizona Amerika Serikat. Tempat itu disebut Meteor Crater
karena letaknya yang dekat dengan nama kantor post.
Kawah
meteor ini konon terbentuk sejak 50.000 tahun lalu pada zaman
Pleistocene ketika iklim setempat menjadi lebih sejuk dan basah. Pada
saat itu di sana adalah padang rumput yang luas serta hutan yang dihuni
oleh wol mammoths, kukang tumbuk raksasa, dan unta. Mungkin kawasan
itu belum di huni manusia. Meteor yang jatuh itu mengandung nikel dan
membuat kawah seluas 50 meter.







{ 0 comments... read them below or add one }
Posting Komentar