Tidak seperti BBM pada handset android lain yang memang OS default atau upgradenya sampai ke Ice Cream Sandwich, pengguna Handset yang mentok sampai GB harus gigit jari untuk bisa menikmati aplikasi chatting terpopuler di seluruh dunia yaitu BBM, namun dengan adanya BBM customisasi sepertinya kita pengguna handset android roti jahe wajib mencobanya...
Layaknya sebuah aplikasi tidak resmi, aplikasi BBM untuk Android Gingerbread pun merupakan versi tak resmi. Jadi
pengguna wajib melakukan rooting pada handset sebelum
melakukan instalasi, agar pengguna dapat masuk ke system utama di handset.
Setelah menginstal BBM untuk Android Gingerbread, pada beberapa perangkat pengguna mungkin akan menemui masalah force close, dimana aplikasi langsung menutup sendiri sesaat setelah dibuka.
Untuk mengatasinya, pengguna wajib meng-copy secara manual folder 'lib' yang ada di APK BBM ‘Roti jahe’ ke dalam folder system/lib.
Adapun cara untuk mengkopi folder lib dalam APK BBM Gingerbread, pengguna tinggal menggunakan aplikasi pengekstrak file seperti WinZip, WinRar, atau 7zip.
Sedangkan untuk mengkopikannya ke dalam folder system/lib pada perangkat Android, pengguna bisa memanfaatkan aplikasi manajemen file seperti Root Explorer.
Selain mengkopikan file yang dibutuhkan, pengguna juga wajib mengeset
permission folder yang dikopi dengan pilihan rw-r-r (read, write, read,
read). Untuk melakukannya, cukup menekan agak lama folder yang dikopi
hingga keluar pilihan yang mana permission adalah salah satunya.
Memang, caranya tidak semudah menginstal BBM versi resmi. Namun bagi pengguna yang penasaran, meski terkesan ribet, sebagian besar mungkin bakal tertarik mencobanya. Sayang, keberhasilannya ternyata juga dipengaruhi oleh perangkat yang digunakan.
Dengan kata lain, meski seluruh proses telah dilakukan, tak menjamin aplikasi BBM untuk Android Gingerbread akan berhasil digunakan.
Namun jangan khawatir, sang pembesut -- XDA Developer -- mengatakan masih akan terus bereksperimen hingga aplikasi BBM untuk Android versi 2.3 dapat digunakan dengan mudah dan lancar layaknya versi resminya.
Memang, caranya tidak semudah menginstal BBM versi resmi. Namun bagi pengguna yang penasaran, meski terkesan ribet, sebagian besar mungkin bakal tertarik mencobanya. Sayang, keberhasilannya ternyata juga dipengaruhi oleh perangkat yang digunakan.
Dengan kata lain, meski seluruh proses telah dilakukan, tak menjamin aplikasi BBM untuk Android Gingerbread akan berhasil digunakan.
Namun jangan khawatir, sang pembesut -- XDA Developer -- mengatakan masih akan terus bereksperimen hingga aplikasi BBM untuk Android versi 2.3 dapat digunakan dengan mudah dan lancar layaknya versi resminya.

{ 1 comments... read them below or add one }
kayak dah coba aja, bohong itu... aku dah coba dibeberapa hape, gagal semua....
Posting Komentar